1.07.2011

TULISAN 4 PENGANTAR BISNIS

IDENTITIAS DIRI

Nama saya DANAR ADITYA PRATAMA saya lahir di jakarta 31 agustus 1992 , saya tinggal di perumahan pura bojong gede jl lampung IV blok f4 no 15 . Sekarang saya berkuliah di UNIVERSITAS GUNADARMA, sebelum saya kuliah di GUNADARMA saya bersekolah di SMA TARUNA ANDIGHA BOGOR . saya berbita-cita ingin menjadi seorang AKUNTAN . saya mendapat kekuatan dari seluruh keluarga saya yang terus memberikan motivasi dan semangat agar bisa mewujudkan cita-cita saya itu. peluang saya adalah dari saudara-saudara saya yang telah mendirikan perusahaan AKUNTAN.

MAKNA SUKSES 
  sukses adalah keberhasilan yang didapatkan seseorang melalui perjuangan yang sangat panjang . sukses itu tidak semudah kita membalikan telapak tangan tetapi  melalui kerja keras , pantang menyerah dan semangat untuk bisa menggapai kesuksesan .

TUGAS PENGANTAR BISNIS 3 (13 NOVEMBER 2010)

1. Jelaskan pengertian manajemen?
Jawab: Suatu proses yang melibatkan kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan melalui pemanfaatan SDM dan lainnya.

2. Sebutkan dan jelaskan fungsi-fungsi manajemen?
Jawab: - Perencanaan ~> fungsi yang paling utama dan terpenting, di pakai agar sasaran dan tujuan dapat tercapai di masyarakat.
- Pengorganisasian ~> fungsi manajemen yang kegiatannya membagi pekerjaan, mengelompokkan pekerjaan, mendelegasikan wewenang dan mengkoordinasi aktivitas.
- Pengarahan ~> fungsi manajemen untuk mengarahkan agar semua anggota organisasi melaksanakan kegiatannya masing masing yang telah di tentukan.
- Pengendalian ~> fungsi manajemen yang berupa aktivitas untuk menemukan, mongoreksi, apakah adanya penyimpangan-penyimpangan dari hasil yang telah di capai, dibandingkan dengan rencana yang telah ditetapkan.

3. Sebutkan keterampilan-keterampilan manajerial yang ada?
Jawab: - Keterampilan Konseptual ~> kemampuan untuk mengintegrasikan dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan dan kepentingan organisasi.
- Keterampilan Kemanusiaan ~> keterampilan untuk bekerja dengan orang lain, memahami dan memotivasi mereka.
- Keterampilan Administrasi ~> keterampilan untuk menata administrasi organisasi.
- Keterampilan Teknik ~> keterampilan untuk menggunakan peralatan-peralatan mesin, teknik, dan metode bidang tertentu, seperti: computer, akuntansi, produksi, dll.

4. Sebutkan dan jelaskan bentuk-bentuk organisasi?
Jawab: - Organisasi garis ~> organisasi dimana terdapat garis kekuasaan dan tanggung jawab dari teratas sampai dengan paling bawah.
- Organisasi Garis dan Staff ~> bentuk organisasi yang banyak di pakai oleh perusahaan besar, daerah usahanya luas dan kompleks. Pada prinsipnya hampir sama dengan bentuk garis hanya di tambah staff, yaitu:satu/beberapa orang yang ahli dalam bidang tertentu yang tugasnya memberi saran/nasehat sesuai bidangnya kepada pimpinan perusahaan bila mengalami kesulitan dalam menangani masalah yang terjadi. Staff tidak memiliki hak memerintah bawahan.
- Organisasi Fungsional ~> bentuk organisasi yang terbagi ke berbagai bidang sesuai fungsi, seperti: pemasaran, produksi, personalia, keuangan, wewenang, dan tanggung jawab melekat terhadap proses/fungsi masing-masing. Setiap anggota fungsi hanya mengerjakan fungsinya, wewenang, dan tanggung jawab sangat tegas telah digariskan.
- Organisasi Matrix ~> bentuk organisasi dimana perusahaan biasanya mengerjakan 2 pekerjaan, yaitu pekerjaan dasar dan pekerjaan-pekerjaan tertentu. Dalam perusahaan besar dan batas toleransi pekerjaan yang singkat maka di pakai bentuk matrix.
- Organisasi Komite ~> bentuk organisasi kelompok formal yang menggantikan para manajer di dalam struktur organisasi. Anggota komite memiliki wewenang dan tanggung jawab, anggots komite berasal dari berbagai tingkatan manajemen.

5. Sebutkan dan jelaskan konsep-konsep inti pemasaran menurut Philip kotler?
Jawab: -Kebutuhan ~> segala sesuatu keadaan perasaan yang harus di penuhi.
-Keinginan ~> kebutuhan yang di bentuk budaya, sikap pribadi seseorang.
-Permintaan ~> kebutuhan/keinginan manusia yang di dukung daya beli.
-Produk ~> alat pemuas kebutuhana, keinginan, dan permintaan.
-Pertukaran~> kegiatan mendapatkan barang dengan memberikan sesuatu barang sebagai penggantinya.
-Transaksi~> bentuk pertukaran yang paling luas, ada nilai-nilai khusus yang terkandung di dalamnya.
-Pasar~> tempat berjumpanya penjual dan pembeli.

6. Sebutkan dan jelaskan konsep-konsep manajemen pemasaran?
Jawab: - Konsep produksi ~> konsumen akan menyukai produk-produk yang murah, jumlah/variasi banyak, dan mudah di jangkau.
- Konsep produk ~> konsumen akan senang produk yang mutu dan pemampilannya baik di banding produk lain.
- Konsep penjualan ~> konsumen tidak membeli produk yang tidaqk ada manfaatnya.
- Konsep pemasaran ~> untuk mencapai sukses maka melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih baik dibandingkan pesaing-pesaing.
- Konsep pemasaran kemasyarakat ~> tujuan pemasaran bukan untuk memuaskan kebutuhan, keinginan, dan permintaan saja, tetapi yang lebih penting bagaimana bisa meningkatkan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.

7. Jelaskan pengertian pemasaran?
Jawab: Kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui proses pertukaran.

8. Sebutkan dan jelaskan tujuan sistm pemasaran?
Jawab: - memaksimalkan konsumsi
- memaksimalkan kepuasan konsumen
- memaksimalkan pilihan
- memaksimalkan kualitas hidup

11.05.2010

TULISAN 2 PENGANTAR BISNIS (16 oktober 2010)

    Belajar di bidang formal tidak selalu menyenangkan. Apalagi jika Anda harus belajar denganterpaksa . Misalnya, Anda harus belajar karena itulah satu-satunya cara untuk lulus, mendapat pekerjaan atau bahkan kenaikan pangkat. Contoh lain dari keterpaksaan adalah bila Anda menyukai belajar di kelas dengan bimbingan dosen, sedangkan Anda terpaksakuliah di Universitas Terbuka (UT) yang mempunyai sistem belajar jarak jauh.
Menghadapi keterpaksaan untuk belajar jelas bukan hal yang menyenangkan. Tidak akan mudah bagi seseorang untuk berkonsentrasi belajar jika ia merasa terpaksa. Oleh karena itu, Anda perlu mencari jalan bagaimana agar belajar menjadi hal yang menyenangkan, atau …. walaupun tetap terpaksa, tapi dapat menjadi lebih mudah dan efektif.
Para ahli di bidang pendidikan mencoba mengembangkan teori mengenai gaya belajar sebagai cara untuk mencari jalan agar belajar menjadi hal yang mudah dan menyenangkan. Sebagaimana kita ketahui, belajar membutuhkan konsentrasi. Situasi dan kondisi untuk berkonsentrasi sangat berhubungan dengan gaya belajar Anda. Jika Anda mengenali gaya belajar Anda, maka Anda dapat mengelola pada kondisi apa, dimana, kapan dan bagaimana Anda dapat memaksimalkan belajar Anda. Apa gaya belajar itu?
2. Pengaruh Lingkungan Belajar
Lingkungan mempengaruhi kemampuan Anda dalam berkonsentrasi untuk belajar. Anda akan dapat memaksimalkan kemampuan konsentrasi Anda, jika Anda mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh terhadap konsentrasi. Jika Anda dapat memaksimalkan konsentrasi, Anda mampu menggunakan kemampuan Anda pada saat dan suasana yang tepat. Dengan demikian Anda dapat menghemat energi. Coba bayangkan jika Anda termasuk orang yang suka belajar di tempat yang sepi dan tenang, sementara teman Anda mengajak belajar di rumahnya sambil memasang musik dengan keras. Mampukah Anda berkonsentrasi dengan maksimal?
Faktor lingkungan yang mempengaruhi konsentrasi belajar adalah suara, pencahayaan, temperatur, dan desain belajar.
a. Suara
    Tiap orang mempunyai reaksi yang berbeda terhadap suara. Ada yang menyukai belajar sambil mendengarkan musik keras, musik lembut, ataupun nonton TV. Ada juga yang suka belajar di tempat yang ramai, bersama teman. Tapi ada juga yang tidak dapat berkonsentrasi kalau banyak orang di sekitarnya. Bahkan bagi orang tertentu, musik atau suara apapun akan mengganggu konsentrasi belajar mereka. Mereka memilih belajar tanpa musik atau di tempat yang mereka anggap tenang tanpa suara. Namun, beberapa orang tertentu tidak merasa terganggu baik ada suara ataupun tidak. Mereka tetap dapat berkonsentrasi belajar dalam keadaan apapun.
b. Pencahayaan
    Pencahayaan merupakan faktor yang pengaruhnya kurang begitu dirasakan dibandingkan pengaruh suara. Mungkin karena relatif mudah mengatur pencahayaan sesuai dengan yang Anda butuhkan.
c. Temperatur
    Pengaruh temperatur terhadap konsentrasi belajar pada umumnya juga tidak terlalu dipermasalahkan orang. Namun, Anda perlu mengetahui bahwa reaksi tiap orang terhadap temperatur berbeda. Ada yang memilih belajar di tempat dingin, atau sejuk; sedangkan orang yang lain memilih tempat yang hangat.
d. Desain Belajar
    Jika Anda sedang membaca, menulis, atau meringkas modul yang membutuhkan konsentrasi, coba perhatikan, apakah Anda merasa lebih nyaman untuk melakukannya sambil duduk santai di kursi, sofa, tempat tidur, tikar, karpet atau duduk santai di lantai? Jika salah satu cara tersebut merupakan cara yang membuat Anda lebih mudah berkonsentrasi untuk belajar, maka mungkin Anda termasuk orang yang membutuhkan desain informal atau cara belajar tidak formal yang santai.
    Jika Anda termasuk tipe yang membutuhkan desain formal, maka mungkin Anda lebih mudah berkonsentrasi jika belajar dengan kursi dan meja belajar. Lengkapi tempat belajar Anda dengan kalimat-kalimat positif, foto, gambar, atau jadwal belajar yang dapat meningkatkan semangat belajar Anda. Yang penting, sesuaikan dengan tipe Anda, baik tipe informal maupun tipe formal.
    Anda telah mengetahui faktor-faktor dalam lingkungan yang dapat mempengaruhi konsentrasi belajar. Jadi, maksimalkan lingkungan tersebut untuk memaksimalkan konsentrasi belajar Anda.
3. Kenali Aspek Kesiapan Belajar Anda

Tahukah Anda, apa saja yang menjadi aspek kesiapan belajar? Aspek-aspek tersebut merupakan pilihan. Ada orang yang cocok dengan aspek ABC, sedangkan yang lain lebih cocok dengan aspek XYZ. Yang penting adalah Anda mengenali aspek yang menjadi penentu kesiapan belajar Anda. Jika Anda mengenalnya, Anda dapat mempersiapkan diri secara maksimal.
a. Motivasi
    Motivasi tiap orang untuk belajar berbeda-beda. Motivasi sudah ada pada saat seseorang akan melakukan sesuatu, namun mungkin tidak Anda sadari. Anda perlu mengetahui apa sebenarnya motivasi belajar Anda. Atau bisa juga lebih khusus, misalnya apa motivasi Anda untuk mengambil matakuliah tertentu.
    Mungkin Anda mengikuti perkuliahan di UT untuk mendapatkan gelar sarjana sebagai syarat kenaikan pangkat. Apapun motivasi Anda, cobalah untuk mengenalinya. Bergabunglah dengan mahasiswa lain yang memiliki motivasi yang sama. Dengan cara tersebut, Anda akan dapat saling memotivasi untuk berhasil. Sebagai contoh: mahasiswa yang mengikuti kuliah di UT sebagai upaya untuk persyaratan kenaikan pangkat, mungkin dapat berkumpul bersama mereka yang memiliki tujuan yang sama untuk saling memotivasi. Bayangkan, jika teman Anda berhasil untuk naik pangkat setelah lulus UT, Anda tentunya akan termotivasi untuk mengikuti jejaknya bukan?!
    Anda juga dapat bergabung dengan mereka yang tujuan belajarnya berbeda untuk saling meningkatkan motivasi belajar. Apapun caranya, yang penting adalah memperkuat motivasi belajar Anda.
b. Keteraturan/ketekunan
    Dalam mempelajari modul, maka orang yang mempunyai ketekunan tinggi akan berusaha membacanya sampai selesai secara teratur. Mereka akan merasa terganggu kalau suatu topik bahasan yang mereka baca belum terselesaikan. Sedangkan orang yang memiliki ketekunan rendah, mudah kehilangan minat untuk belajar. Mereka tidak merasa terganggu jika mereka tidak selesai membaca modul seluruhnya. Bagi tipe ini, mungkin tugas belajar yang cocok bagi mereka adalah tugas-tugas kecil yang termasuk “short assignment”. Cobalah membaca modul sedikit demi sedikit sambil diselingi kegiatan lain, seperti membuat ringkasan, atau mengerjakan tes formatif. Dengan cara memecah tugas belajar seperti itu, diharapkan Anda akan tetap termotivasi dalam menyelesaikan tugas jangka panjang, yaitu membaca modul secara keseluruhan.
c. Beban Tugas
    Tebalnya modul yang harus Anda pelajari seringkali mematahkan semangat untuk belajar. Namun bagi mahasiswa tertentu, semakin tebal atau banyak modul yang harus dibaca, semakin bersemangat dalam belajar. Di sisi lain, ada tipe orang yang justru menganggap berat untuk membaca modul yang banyak dan tebal. Mereka cenderung termotivasi jika beban belajar sedikit. Jika Anda termasukyang alergi terhadap modul yang tebal, maka Anda dapat mencoba untuk membuat tugas membaca modul menjadi “short assignment” seperti pada aspek ketekunan. Buat jadwal membaca modul yang tidak terlalu panjang. Bacalah modul sedikit demi sedikit. Yang terpenting adalah memecah beban tugas menjadi bagian kecil sesuai dengan tipe Anda untuk menjaga semangat belajar.
Jika Anda termasuk tipe kombinasi, maka Anda dapat menggabungkan kiat-kiat belajar dari kedua tipe yang lain.
d. Terstruktur/tidak terstruktur
    Mahasiswa tertentu memilih belajar dengan cara/aturan yang terstruktur.Misalnya, belajar dengan jadwal belajar yang teratur, membuat sistem kontrak dalam belajar, atau membutuhkan pengarahan yang rinci dari dosen maupun orang-orang yang lebih tahu. Sebaliknya, Anda mungkin merasa terbebani bila harus membuat jadwal belajar. Jika ini terjadi, Anda mungkin termasuk tipe orang yang tidak terstruktur. Anda tidak perlu merasa bersalah bila Anda justru tidak suka membuat jadwal belajar yang teratur. Anda tetap dapat membuat jadwal belajar dengan gaya Anda sendiri.
4. Sosialisasi Dalam Belajar
Kemampuan seseorang untuk memahami suatu materi yang sedang dipelajarinya dapat dipengaruhi oleh hubungannya dengan orang lain. Alasan kebutuhan belajar berkelompok ini bisa bermacam-macam, seperti:
  • agar termotivasi untuk belajar, karena kelompok yang kuat biasanya akan saling memotivasi untuk belajar;
  • lebih mudah memahami suatu informasi/pengetahuan, karena anggota dalam kelompok saling mengisi dalam belajar;
  • adanya matakuliah tertentu yang menuntut belajar dalam kelompok sebagai bagian dari kegiatan atau tugas belajar. Sebagai contoh: kalau mahasiswa akan mempelajari mengenai dinamika kelompok, maka diperlukan kegiatan bersama kelompok untuk lebih memahami mengenai dinamika kelompok.
Jika Anda tidak suka belajar dalam kelompok, Anda mungkin dapat memilih belajar sendiri. Disamping itu, ada yang memiliki kecenderungan untuk belajar dengan bimbingan dari orang yang dianggap lebih tahu, seperti guru, dosen, tutor, atau bahkan alumni UT.
Coba kenali kebutuhan sosialisasi Anda. Kemandirian Anda ditentukan oleh kemampuan Anda mengenali kebutuhan sosialisasi Anda. Baik belajar sendiri, dengan bantuan tutor maupun belajar berkelompok; Anda tetap mandiri jika Anda dapat memutuskan kebutuhan sosialisasi ini. Sebagai contoh, jika Anda termasuk tipe orang yang suka belajar berkelompok. Anda memutuskan untuk mengikuti Kelompok Belajar Mahasiswa (KBM). Ini berarti Anda mengenali kebutuhan sosialisasi Anda.
5. STRATEGI BELAJAR

Strategi belajar bersifat individual, artinya strategi belajar yang efektif bagi diri seseorang belum tentu efektif bagi orang lain. Untuk memperoleh strategi belajar efektif, seseorang perlu mengetahui serangkaian konsep yang akan membawanya menemukan strategi belajar yang paling efektif bagi dirinya.
6. Konsep Belajar Mandiri
    Belajar mandiri bukan berarti belajar sendiri. Seringkali orang menyalahartikan belajar mandiri sebagai belajar sendiri. Kesalahpengertian tersebut terjadi karena pada umumnya mereka yang kuliah di UT cenderung belajar sendiri tanpa tutor atau teman kuliah. Belajar mandiri berarti belajar secara berinisiatif, dengan ataupun tanpa bantuan orang lain, dalam belajar.
    Sebagai mahasiswa yang mandiri, Anda tidak harus mengetahui semua hal. Anda juga tidak diharapkan menjadi mahasiswa jenius yang tidak membutuhkan bantuan orang lain. Salah satu prinsip belajar mandiri adalah Anda mampu mengetahui kapan Andamembutuhkan bantuan atau dukungan pihak lain. Pengertian tersebut termasuk mengetahui kapan Anda perlu bertemu dengan mahasiswa lain, kelompok belajar, pengurus administrasi di UPBJJ, tutor, atau bahkan tetangga yang kuliah di universitas lain. Bantuan/dukungan dapat berupa kegiatan saling memotivasi untuk belajar, misalnya, mengobrol dengan tetangga yang kuliah di universitas lain, seringkali dapat memotivasi diri kita untuk giat belajar. Bantuan/dukungan dapat juga berarti kamus, buku literatur pendukung, kasus dari surat kabar, berita dari radio atau televisi, perpustakaan, informasi tentang jadwal tutorial, dan hal lain yang tidak berhubungan dengan orang.
    Yang terpenting adalah Anda mampu mengidentifikasi sumber-sumber informasi. Identifikasi sumber informasi ini dibutuhkan untuk memperlancar proses belajar Anda pada saat Anda membutuhkan bantuan atau dukungan.
  • 7. Media Belajar
    Salah satu ciri utama belajar jarak jauh adalah penggunaan media belajar. Media belajar utama di UT adalah bahan ajar cetak yang dikenal sebagai modul modul. Masing-masing media mempunyai kelebihan dan kekurangan. Anda dapat memilih media mana yang sesuai untuk mendukung belajar Anda. Klik Belajar Efektif dengan Media untuk mengetahui lebih jauh mengenai media belajar. Pada topik tersebut, Anda akan memperoleh informasi mengenai kiat-kiat memaksimalkan penggunaan media untuk kepentingan belajar
    Penggunaan media untuk kepentingan belajar ini juga merupakan salah satu bentuk strategi belajar. Sebagai contoh, media audio akan sangat membantu bagi orang yang memiliki gaya belajar “auditorial”. Penjelasan lebih lanjut mengenai gaya belajar dapat Anda peroleh pada topik Mengenali Gaya Belajar.
    Penggunaan media untuk belajar sering dianggap aneh karena tidak biasa bagi mereka yang terbiasa belajar tatap muka. Pada proses belajar jarak jauh, penggunaan media bukan sesuatu yang aneh. Sebagai mahasiswa UT bagaimana jika Anda mencoba mengenali media-media belajar yang disediakan UT? Siapa tahu Anda akan merasa lebih mudah untuk belajar melalui media pendukung tersebut? Siapa tahu juga, media pendukung tersebut dapat menjadi strategi belajar yang efektif bagi Anda?
  • 8. Strategi Belajar Efektif
    Adanya jarak secara fisik antara pengajar dan mahasiswa, membuat beberapa fungsi pengajar tidak berperan, seperti misalnya fungsi pengajar dalam memberikan materi ajar pada saat perkuliahan atau fungsi pengajar dalam mendisiplinkan mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan. Fungsi-fungsi pengajar semacam itulah yang tidak ada pada sistem BJJ, sehingga harus disiasati sendiri oleh mahasiswa BJJ melalui strategi belajar. Misalnya, Anda harus pandai membuat jadwal untuk membaca bahan ajar, melalui modul atau media lain, sebagai salah satu cara berkomunikasi dengan pengajar. Materi ajar mewakili pengajar karena materi ajar merupakan hasil pemikiran pengajar. Anda juga harus mensiasati diri sendiri untuk berdisiplin melaksanakan jadwal yang telah Anda buat. Jika mahasiswa pada umumnya harus berdisiplin pergi ke kuliah, maka Anda dapat merencanakan sejumlah waktu yang sama untuk dipakai membaca modul. Anda justru beruntung karena dapat belajar di mana saja. Yang harus Anda lakukan adalah berdisiplin untuk menentukan kapan saat belajar.
    Merencanakan strategi belajar merupakan keterampilan khusus yang perlu dikembangkan mahasiswa BJJ. Sebagai mahasiswa BJJ, Anda tidak dapat menggunakan kebiasaan belajar tatap muka jika ingin berhasil. Jika Anda membawa kebiasaan belajar tatap muka untuk belajar pada sistem BJJ, maka Anda akan mengalami berbagai kesulitan. Sebagai contoh, Anda mungkin terlalu sibuk bekerja sehingga lupa belajar. Anda juga dapat terjebak pada kegiatan rutin di rumah seperti mengurus anak, arisan, rapat RT; sehingga Anda tidak terampil untuk mensiasati waktu belajar Anda. Dalam proses belajar jarak jauh, tidak ada orang (guru/dosen) yang membantu Anda untuk mengingatkan atau menyuruh Anda belajar selain diri Anda sendiri. Hanya diri Anda yang dapat memicu dan memacu proses belajar Anda.
    Kebiasaan belajar tatap muka tidak mudah diganti begitu saja. Oleh karena itu, mahasiswa BJJ perlu belajar mengenai keterampilan khusus yang dapat membantu Anda untuk belajar mengenai bagaimana caranya belajar. Dengan mempelajari berbagai keterampilan khusus dalam belajar ini, maka Anda akan dapat mensiasati belajar dalam sistem BJJ, seperti Universitas Terbuka.

TUGAS 2 PENGANTAR BISNIS (16 oktober 2010)

1. Jelaskan pengertian perusahaan dan unsur-unsurnya!


Jawab: Perusahaan adalah suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasi, dan melakukan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi, untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusikannya serta melakukan upaya-upaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyararakat.
Unsur-unsur perusahaan:
1. Perusahaan sebagai suatu organisasi ~> kumpulan orang-orang yang saling berinteraksi, di bentuk, di koordinasi dalam melaksanakan suatu kegiatan tentang untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
2. Perusahaan melakukan kegiatan ekonomi ~> menggunakan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa, memberikan kepuasan karena kepuasan manusia terpenuhi, apa, bagaimana, untuk siapa barang di produksi.
3. Perusahaan melakukan kegiatan produksi ~> kegiatan mengolah bahan baku (sumber-sumber ekonomi) menjadi produk (barang dan jasa) yang mempunyai nilai guna lebih tinggi
Produksi: -primer ~> bahan bahan langsung dari alam, contoh batubara dan minyak bumi
-sekunder ~> bahan di olah -> di olah lagi - kain -> baju
4. faktor produksi
5. barang dan jasa ~> alat untuk memuaskan kebutuhan, keinginan & permintaan masyarakat
6. Distribusi ~> memindahkan barang dan jasa ke konsumen atau masyarakat luas
7. laba/keuntungan ~> - selisih pendapatan-biaya
- bukan sebagai tujuan utama
- di pakai untuk menghasilkan produk
8. kepuasan masyarakat ~> - menjadi tujuan utama
- di pakai untuk mendapat laba


2. Jelaskan fungsi-fungsi perusahaan dan ciri-cirinya
Jawab: FUNGSI PERUSAHAAN
1. fungsi operasi ~> berkaitan dengan operasional perusahaan
yakni: pembelian & produksi, pemasaran, keuangan, personalia, akuntansi, administrasi, informasi, transportasi, komunikasi, pelayanan umum, HUMAS
2. fungsi manajemen ~> berkaitan dengan hal
yakni: planning,organizing, actuating, controlling

CIRI-CIRI PERUSAHAAN

1. operatif : menunjukan aktivitas ekonomi perusahaan, yakni produksi, penyediaan, distribusi, dan lainnya.
2. Lokasi : menunjukan perusahaan didirikan pada tempat tertentu dalam kawasan yang jelas.
3. Formal : menunjukan apakah perusahaan resmi terdaftar oleh pemerintah,(legal) tunduk dan taat pada peraturan.
4. dinamis : apakah perusahaan mamu menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang selalu berubah.
5. Regular : menunjukan keteraturan aktivitas agar selalu bergerak maju.


3. Sebutkan dan jelaskan ciri-ciri badan usaha yang ada di indonesia!
Jawab: 
1. perusahaan perseorangan
- dikelola, dimiliki dan di awasi oleh satu orang
-Keuntungan: - mudah di bentuk dan di bubarkan
- sederhana dalam kegiatan dan pengelolaan
- tidak ada pembagian laba
-Kelemahan: - terbatas dalam kemampuan manajemen dan sumber dana
- resiko di tanggung sendiri
- sulit dalam mengikuti perkembangan perusahaan
2. firma
- didirikan oleh beberapa orang dengan memakai nama bersama atau satu nama untuk bersama
- segala kerugian di tanggung bersama
- Keuntungan: - prosedur pendirian relatif murah 
- modal besar karena gabungan
- keputusan-keputusan bersama dan lebih baik
-Kelemahan: - utang dan kerugian di tanggung bersama
- bila ada anggota keluar maka firma bubar
3. CV (persatuan komanditer)
- merupakan perluasan dari perusahaan perseorangan, dimana didirikan oleh beberapa orang yang menyerahkan dan mempercayakan uangnya untuk di pakai dalam persekutuan
- jumlah dana yang di setorkan tiap anggota tidak sama
- ada 2 anggota: - sekutu komplementer -> bersedia mengelola, dan bertanggung jawab penuh atas dananya
- sekutu komanditer -> hanya menyerahkan dana, tanggung jawab sebatas uang yang di setor
-Kebaikan: - pendirian relatif mudah
- modal yang terkumoul banyak
- kemampuan mendapat kredit mudah
- kesempatan berkembang lebih besar
-Kelemahan: - tanggung jawab tidak terbatas
- kelangsungan hidup perusahaan tidak terjamin
- sukar untuk menarik lagi investasinya
4. perseroan terbatas
- suatu badan yang mempunyai kekayaan, hak, serta kewajiban sendiri yang terpisah dari kekayaan hak dan kewajiban para pendiri maupun pemilik
- kelangsungan hidup PT panjang meski pendiri atau pemilik meninggal
- tanda keikutsertaan sseorang sebagai pemilik yaitu saham. makin besar saham makin besar peranan dan keuddukan
- keterlibatan dan tanggung jawab para pemilik terhadap utang piutang perusahaan terbatas pada sahamnya
- Kebaikan: - kelangsungan hidup panjang dan terjamin
- terbatas tanggung jawab sehingga tidak timbul resiko atas kekayaan pribadi
- saham mudah dijual-belikan
- mudah mendapatkan modal untuk perluasan usaha
- pengelolaan perusahaan lebih efesien
- Kelemahan: - biaya pendiriannya relatif mahal
- rahasia perusahaan tidak terjamin -> di publikasi
- antar pemegang saham kurang saling kenal
- laba di bagi bagi lagi : - perusahaan
- pajak
- pemegang saham
5. perusahaan daerah (BUMD)
- perusahaan yang dimiliki DATI II, dan I
- modal di dapat dari APBD TK II, dan I
- Dati II yaitu kabupaten, Dati I yaitu propinsi
- sesuai dengan perkembangan otonomi daerah 
- keuntungannya masuk dalam pendapatan asli daerah bukan kepala daerah
6. perusahaan negara (BUMN)
- perusahaan yang sebagian atau seluruh modalnya berasal dari negara atau melalui APBN
- tujuan utama: membangun ekonomi masyarakat luas menuju tercapainya masyarakat adil dan makmur
- ciri-ciri BUMN: - tujuan utama melayani kepentingan umum sekaligus mencari laba
- bergerak pada bidang jasa dan vital berstandar badan hukum, di atur denagn UU
- dapat memperoleh pinjaman dari dalam dan luar negeri sehingga mampu berdiri sendiri
- bebas melakukan aktivitas sesuai UU, perjanjian, kontrak, dan hubungan-hubungan
- masih ada subsidi dari pemerintah
7. koperasi


4. Mengapa suatu perusahaan saling menggadakan kerjasama bisnis?
Jawab: 
- untuk mengatasi keterbatasan pasar
- untuk mendapat bahan baku yang banyak dan murah dari pemasok
- untuk bersaing dengan produk-produk import
- menghemat biaya riset dan development
- untuk menguasai mata rantai
- mengurangi pengaruh siklus ekonomi


5.Sebutkan dan jelaskan unsur-unsur yang melekat pada seorang wirausahawan!
Jawab:
1. pengetahuan -> seorang wiraswastawan harus mempunyai tingkat kedalaman bidangf yang di gelutinya, dan keluasan akan pengetahuan/wawasan.
2. keterampilan -> semakin mempunyai keterampilan di bidangnya, akan semakin sukses (dan sebaiknya).
3. sikap mental -> mampu membaca kondisi, baik yang sulit dan yang menguntungkan.
4. waspada -> untuk menghadapi sesuatu yang mungkin terjadi, sehingga perlu pemikiran/rencana yang tepat. waspada terdiri dari 2 yaitu defensive (memikirkan strategi dan rencana), dan offensive (melihat keuntungan).


6. Bagaimana cara memulai usaha dan menjadikannya hak milik pribadi?
Jawab: 
- membeli perusahaan yang telah di bangun.
- memulai dengan perusahaan baru.
- membeli hak lisensi.